bezoek

Tiga Anjuran Ketika Menengok Orang Sakit

Menengok orang sakit adalah kewajiban bagi seorang muslim terhadap saudaranya. Kehadiran teman dan saudara adalah hiburan bagi si sakit. Ketika ditengok si sakit akan merasa mendapat perhatian. Dengan demikian dia akan mendapat semangat dan keinginan untuk segera sembuh yang lebih kuat.

Tetapi banyak orang yang melupakan tujuan semula. Tidak jarang apa yang kita lakukan justru dapat mengganggu si sakit atau membuatnya tidak dapat beristirahat. Bukan membawa kebaikan bahkan bisa mencelakakan.

Berdasarkan pengalaman pribadi, saya ingin mengutarakan beberapa anjuran ketika menengok orang sakit. Tiga anjuran untuk dilaksanakan dan tiga anjuran untuk dihindari.

Anjuran untuk Dilaksanakan

Mendoakan

Hal yang paling penting untuk dilakukan ketika menengok orang sakit adalah mendoakan kebaikan untuk si sakit. Terutama adalah mendoakannya supaya segera sembuh dan pulih seperti sediakala lagi. Doakan juga agar si sakit diberi kesabaran, sehingga sakit itu menjadi penghapus dosa baginya.

Menghibur

Kegembiraan dan suasana hati positif bisa menjadi obat yang sangat manjur. Obat yang sangat manjur untuk segala macam penyakit dan tidak meniggalkan efek samping. Jadi hiburlah si sakit dan ajak bercanda, sehingga dapat menceriakan suasana hatinya. Namun jagan dilakukan berlebihan, sehingga bisa membuatnya kelelahan.

Menyemangati

Semangat menempati kedudukan yang sangat penting. Segala obat paling mujarab dari dokter paling ahli sekalipun bisa sia-sia bila si sakit tidak memiliki semangat dan keinginan untuk sembuh. Ucapan doa di hadapan si sakit dapat menjelma menjadi semangat yang sangat kuat guna mengobarkan keinginan untuk sembuh.

Anjuran untuk Dihindari

Membicarakan Penyakit

Tidak semua orang memiliki keberanian untuk menghadapi penyakitnya. Membicarakan penyakit di hadapannya dapat meruntuhkan semangatnya dan membuat nyalilnya semakin ciut. Sesungguhnya tidak perlu benar membicarakan penyakit dengan orang sakit. Yang terpenting adalah menjalani terapi dan memupuk keinginan untuk sembuh.

Berbicara Sendiri

Saya dapati ada beberapa kalangan yang ketika menengok orang sakit justru lebih asyik mengobrol dengan sesama pengunjung dan mengabaikan si sakit. Sekarang bahkan banyak yang tetap sibuk dengan gadgetnya masing-masing. Update status dan mengabarkan posisinya walaupun sesungguhnya tidak banyak yang peduli.

Gaduh

Lebih parah daripada berbicara sendiri adalah ketika pembesuk justru membuat gaduh suasana. Sementara orang sakit membutuhkan ketenangan untuk beristirahat. Kadang kita tanpa sadar terbawa suasana. Oleh karena itu kita harus belajar untuk menahan diri, apalagi bila kita berkunjung ke rumah sakit.

Saya harap beberapa anjuran ini dapat membawa manfaat ketika mengunjungi orang sakit. Sehingga tujuan semula untuk menghibur dan memberi semangat dapat tercapai. Selain itu kita juga bisa berharap pahala dari kunjungan yang diperintahkan ini.

This article was written base upon my private experiences, as we were taking care of our beloved mother in the hospital. We all love you, Mom …

Sumber gambar: clker.com & Koleksi pribadi

Ada tanggapan ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s