tiga-pilar

Tiga Kenikmatan yang Tidak Terkira Namun Sering Dilupakan

Sejak kita masih di dalam kandungan ibunda hingga saat kelak meregang nyawa, sejatinya tidak terhitung berapa banyak kenikmatan yang pernah kita enyam. Entah itu kemikmatan besar yang tidak mungkin diingkari, hingga berbagai kenikmatan kecil yang Anda rasakan namun mungkin tidak Anda sadari.

Bahkan ketika Anda membaca artikel ini, berapa banyak kenikmatan yang sedang dirasakan. Paling tidak Anda berada dalam kondisi yang cukup sehat untuk membaca. Kesehatan adalah nikmat yang sangat besar. Kemampuan membaca adalah satu kenikmatan juga. Jangan lupa kenikmatan berupa kesempatan untuk menjelajah internet. Dan bukankah Anda sedang menikmati waktu luang?

Tetapi tahukah Anda bahwa tiga kenikmatan terbesar yang berada dalam genggaman namun sering kita lupakan? Tiga kenikmatan yang merupakan tiga pilar bagi semua kegiatan kita?

Pilar 1: Keimanan

Tidak mungkin dipungkiri. Keimanan adalah kenikmatan terbesar yang dapat diraih manusia selama hidup di dunia. Sia-sialah segala yang kita lakukan di dunia ini jika tidak memiliki keimanan. Karena dunia ini fana dan akan segera berganti dengan kehidupan akhirat. Kehidupan yang apakah kita akan mendapat nikmat atau laknat tergantung kepada tingkat keimanan kita selama hidup di dunia.

Jadi selama masih bersemayam keimanan di dada walaupun hanya sebesar zarah, maka ini adalah kenikmatan bagi kita. Karena masih ada peluang bagi kita untuk terhindar dari siksa yang menghinakan.

Namun bila kalbu kita kosong sama sekali dari nilai keimanan, celakalah kita.

Pilar 2: Keamanan

Kenikmatan terbesar setelah keimanan adalah keamanan. Bila keamanan terjamin kita dapat melakukan berbagai aktivitas dengan tenang. Kita dapat belajar untuk mendapatkan ilmu, bekerja untuk mencari nafkah bagi keluarga, mengerjakan berbagai kewajiban beribadah, dan berbagai kegiatan lain tanpa dihinggapi rasa cemas dan takut. Bahkan bila jatuh sakit, kita dapat berobat ke dokter atau ke rumah sakit dengan tenang.

Sebaliknya bila negara berada dalam keadaan perang atau ditimpa kerusuhan, maka berbagai kegiatan akan terhambat atau tidak akan terlaksana dengan baik. Tidak dapat belajar, tidak dapat bekerja, bahkan ketika beribadah pun diliputi rasa khawatir. Pembangunan pun menjadi tidak mungkin dilaksanakan. Setiap negara yang dapat menjaga stabilitas politik dan keamanan berarti kenikmatan yang sangat besar bagi rakyatnya.

Pilar 3: Kesehatan

Kesehatan adalah pilar yang paling terasa secara pribadi. Ketika kesehatan menurun alias jatuh sakit, maka menurun pula kualitas dan kuantitas kegiatan yang dapat kita lakukan. Dipandang dari sisi syariat Islam, sakit termasuk udzur yang syar’i. Yaitu ketika seseorang diperbolehkan untuk meninggalkan puasa dan diijinkan shalat sambil berbaring.

Sakit bila disikapi secara bijak akan dapat menjadi sarana penghapus dosa. Menjadi jalan untuk memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan di masa lalu. Caranya adalah dengan tetap bersabar, berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan tidak keluar dari koridor syariat dalam upaya mencari kesembuhan.

Itulah tiga kenikmatan terbesar yang bisa kita miliki. Pertanyaannya adalah dapatkah kita mendeteksi keberadaan ketiganya? Mungkin yang paling sulit dideteksi adalah pilar pertama, yaitu keimanan. Tetapi saya memiliki satu metoda untuk memperkirakannya. Caranya dengan melihat rutinitas shalat berjamaah di masjid.

Shalat berjamaah di masjid sekilas mungkin tampak sederhana. Tetapi kita membutuhkan tiga kenikmatan di atas agar dapat melaksanakannya. Pertama, harus memiliki cukup keimanan untuk menggerakkan hati menegakkan shalat berjamaah di masjid. Kedua, keadaan cukup aman yang memungkinkan kita melakukan perjalanan ke masjid. Ketiga, kita masih cukup sehat untuk melangkahkan kaki ke masjid.

Bila kita masih mampu melaksanakan shalat berjamaah di masjid secara rutin, besar kemungkinan ketiga kenikmatan terbesar tersebut masih kita miliki.

Ada tanggapan ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s