petasan

Mainan Paling Tidak Bertanggung Jawab

Sudah menjadi tabiat manusia yang suka bermain dan bersenang-senang. Ini adalah hal yang wajar di manapun. Masalahnya adalah ada orang yang memilih mainan yang, istilah saya, tidak bertanggung jawab. Bahkan inilah mainan paling tidak bertanggung jawab.

Apakah mainan paling tidak bertanggung jawab itu? Tahukah kamu apakah mainan paling tidak bertanggung jawab itu. Mainan paling tidak bertanggung jawab adalah: Petasan.

Saya memiliki tiga argumen yang mendukung pernyataan saya ini.

Membakar uang

Membakar petasan hampir sama masalahnya dengan membakar rokok. Keduanya dapat digolongkan sebagai menghamburkan harta untuk barang yang dapat dikatakan tidak ada gunanya. Artinya membeli petasan atau rokok adalah jalan membelanjakan uang/harta yang sulit dipertanggungjawabkan.

Bedanya adalah rokok dibakar secara perlahan, sedangkan petasan hancur dalam sekali ledakan. Namun caranya sama saja. Keduanya memang harus dibakar.

Seperti telah sering dikatakan. Membakar rokok sama saja membakar uang sebagaimana pula membakar petasan. Bagaimana kita akan mempertanggungjawabkan perbuatan membakar harta yang telah dikaruniakan kepada kita?

Membahayakan

Orang tua pasti tidak ingin anaknya mendapatkan celaka. Bahkan termasuk tugas orang tua adalah sedapat mungkin menjaga dan melindungi anaknya dari bahaya. Sedangkan telah jamak diketahui bahwa petasan adalah mainan yang berbahaya. Telah banyak cerita tentang orang yang terkena ledakan petasan dengan akibat yang terbilang mengerikan.

Ada orang yang kehilangan jarinya. Ada yang rusak wajahnya. Bahkan ada yang sampai membuat kakinya putus. Tentu ini adalah hal yang tidak kita inginkan. Bagaimana perasaan orang tua bila anaknya mengalami musibah semacam ini?

Oleh karena itu orang tua yang membelikan petasan untuk anaknya atau memberi uang anaknya untuk membeli petasan atau membiarkan anaknya membeli petasan berarti telah menempatkan anaknya berada di dalam bahaya. Dan ini adalah tindakan orang tua yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Menimbulkan polusi

Bermain petasan menimbulkan paling tidak dua polusi. Pertama adalah polusi suara. Sudah menjadi hak setiap warga untuk dapat menikmati ketenangan. Tetapi ledakan petasan yang mengejutkan selalu merusak ketenangan itu. Dan celakanya hal ini terjadi berulang-ulang. Ya logis saja. Penyuka petasan tentu tidak akan merasa puas bila hanya menyulut satu saja.

Bunyi petasan yang mengejutkan dan berulang-ulang itu adalah satu bentuk polusi suara yang sangat parah. Ketenangan terganggu dan kedamaian pun berlalu. Bukan tidak mungkin hal ini dapat mengakibatkan pertengkaran di antara tetangga. Bagaimana pula bila yang mendengar adalah orang yang lemah jantung. Salah-salah bisa mengakibatkan kematian.

Lebih parah lagi adalah biasanya petasan disulut pada malam hari. Jadilah ketenangan malam yang mestinya untuk beristirahat menjadi berisik karena bunyi ledakan petasan. Dimana tanggung jawab mereka?

Polusi kedua adalah serpihan kertas bekas petasan. Serpihan ini seringkali dibiarkan mengotori arena tempat menyulut petasan. Jarang sekali mereka yang mau membersihkannya. Biasanya sampah ini dibersihkan oleh orang lain atau dibiarkan begitu saja tersapu angin. Ini adalah salah satu bentuk tidak bertanggung jawab dari mereka yang menyulut petasan.

Kesimpulan

Berdasarkan tiga argumen di atas saya menyimpulkan bahwa petasan adalah mainan  yang paling tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu saya menghimbau semua kalangan untuk menyingkirkan mainan paling tidak bertanggung jawab ini.

Sumber Gambar: Koleksi Pribadi

Ada tanggapan ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s