Bukan Hilang, Tetapi Diambil Orang

Tiap makhluk memiliki ajal masing-masing. Ajal di sini memiliki makna yang sangat luas. Bagi manusia, hewan dan tumbuhan ajalnya adalah kematian. Ketika seorang manusia meninggal, berarti berakhirlah perjalanan hidupnya di dunia ini. Dia akan segera melakukan perjalanan lain di alam yang berbeda, yaitu alam kubur dan kemudian alam akhirat. Ketika seekor hewan mati, maka ini benar-benar merupakan akhir dari perjalanan hidupnya, karena tidak ada dunia lain baginya.

Sedangkan ajal bagi suatu benda adalah ketika benda itu mengalami kerusakan dan sudah tidak dapat diperbaiki lagi. Itulah akhir perjalanan “hidup”-nya. Bentuk ajal lain adalah bila benda itu hilang. Tentu saja bukan hilang secara ajaib seperti pesulap menghilangkan asistennya dari dalam kotak peti. Tetapi hilang dalam arti diambil orang. Artinya kita tidak lagi memiliki hak untuk memanfaatkan benda itu. Bentuk ajal terakhir inilah yang belum lama ini menimpa saya.

Continue reading Bukan Hilang, Tetapi Diambil Orang