tambah-kali

Nilai Tambah dan Faktor Kali dalam Upaya Konversi

Dalam dunia perdagangan kita mengenal istilah nilai tambah dan faktor kali. Secara sederhana, nilai tambah dapat diartikan sebagai keunggulan dari produk yang kita tawarkan. Semakin banyak keunggulannya alias semakin berkualitas barangnya, semakin tinggi keuntungan yang bisa kita dapatkan.

Sedangkan faktor kali adalah seberapa banyak kita mampu menjual produk tersebut. Walaupun keuntungannya kecil, namun bila mampu menjual dalam jumlah besar, total keuntungan yang kita peroleh juga akan menjadi besar.

Dalam upaya melakukan konversi harta menjadi pahala, kita juga dapat menerapkan kedua istilah ini. Bahkan bila kita telaah lebih jauh, kita akan menyadari betapa adilnya Syariat Islam, karena antara yang kaya dan yang miskin ternyata memiliki kesempatan yang sama luasnya. Begini penjelasannya.

Nilai Tambah

Nilai tambah dalam upaya koversi ini mengacu pada jumlah kuantitatif. Misalnya kita berinfak, maka nilai tambah yang dapat kita berikan adalah dalam bentuk jumlah. Secara sederhana dapat dikatakan semakin banyak kita berinfak semakin besar pahala yang akan kita peroleh.

Jumlah kuantitatif di sini bisa dilihat dari dua sisi. Pertama adalah jumlah nominal. Naikkan jumlah nominal yang Anda infakkan, misalnya dari Rp 10.000,- menjadi Rp 20.000,-, bila ingin menambah pahala Anda.

Kedua adalah jumlah dalam bentuk prosentase. Nilai Rp 10.000,- lebih berharga bila merupakan 10% dari seluruh harta yang dimiliki daripada Rp 10.000,- yang merupakan 0.1 % dari seluruh harta.

Oleh karena itu jangan terburu kagum bila ada orang yang berinfak sebesar Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah). Uang sebanyak itu tidak banyak artinya bagi seorang milyarder.

Faktor Kali

Bila hanya bersandar kepada nilai tambah, yaitu nilai kuantitatif, mereka yang memiliki banyak harta bakalan selalu unggul dalam berinfak. Beruntung ada penilaian kedua berupa faktor kali yang merupakan bentuk dari nilai kualitatif. Faktor kali diukur berdasarkan tingkat keimanan dan keikhlasan seseorang. Suatu patokan yang berada di luar jangkauan perhitungan manusia.

Faktor kali inilah yang akan melipatgandakan pahala. Satu amal dapat melambung nilainya antara 10 hingga 700 kali lipat. Bahkan bisa lebih dari itu. Para shahabat selalu mendahului kita dalam masalah kebaikan. Tidak terkecuali masalah infak. Mereka menggenggam faktor kali yang sangat besar. Segenggam infak mereka lebih bernilai daripada segunung emas dari kita.

Di sinilah keadilan dan kesempurnaan syariat Islam berbicara. Dengan faktor kali pahala infak dengan nilai nominal yang lebih sedikit dapat melampaui nominal yang lebih besar. Tentu ada syaratnya, yaitu lebih beriman dan lebih ikhlas. Dua hal yang para shahabat jauh melampaui kita. Padahal banyak pula yang berinfak dengan nilai nominal yang sangat besar.

Pelajaran yang dapat kita petik antara lain, kita tidak perlu merasa minder ketika hanya dapat berinfak dengan nilai nominal yang kecil. Infak itu akan berlipat pahalanya bila kita lakukan dengan ikhlas. Sebaliknya ketika mendapat kesempatan untuk berinfak dengan nilai yang lebih besar, hendaknya jangan merasa sombong. Kesombongan itu justru akan menghanguskan pahala amal yang kita lakukan.

Sumber Gambar: http://www.philgalfond.com

2 thoughts on “Nilai Tambah dan Faktor Kali dalam Upaya Konversi”

    1. Saya berharap mereka yang berinfak dengan nominal kecil tidak merasa berkecil hati. Bila dilakukan dengan ikhlas, nilai infak itu akan berlipat ganda.

Ada tanggapan ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s