Saya memiliki kegemaran mengolah karakter huruf (glyph). Dahulu hanya disalurkan dalam bentuk kaligrafi dan vignete. Ketika itu semuanya masih dilakukan secara manual. Setelah bertahun-tahun berkecimpung di dalamnya saya mengalami kejenuhan dan kemandegan.
Namun kesukaan kepada pengolahan karakter masih melekat erat dalam diri saya. Tidak heran saya langsung menyukai ambigram seketika saya mengenalnya. Dan tidak perlu waktu lama saya sudah menjadi ambigram maker. Sebagian karya yang telah saya hasilkan dapat dilihat dalam kategori corat-coret. Saya juga sudah menulis e-book pengenalan ambigram yang dapat diunduh, pastinya, secara GRATIS.
Kegemaran mengolah karakter sekarang juga tersalurkan lewat pembuatan font. Sementara ini saya memanfaatkan fontstruct, layanan gratis pembuatan font secara online. Fonstruct menerapkan sistim modular dengan menyediakan berbagai macam bentuk ubin yang dapat dikombinasikan. Sistim ini memudahkan sekaligus juga membatasi. Namun bukan berarti kreativitas terbelenggu. Pada kenyataannya justru muncul berbagai bentuk font yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
Tentu saja kebanyakan tidak membuat font standard untuk body text. Sebagian besar font di sini hanya cocok untuk judul, sub judul atau aksen. Termasuk beberapa font yang saya buat di bawah ini.
Ketonggeng

Ide awalnya memang datang dari logo grup rock “Scorpions”, tetapi kelihatannya saya telah melangkah sangat jauh. Hasilnya bentuk font buatan saya menjadi jauh berbeda dengan logo aslinya. Hanya semangatnya yang masih menunjukkan korelasi keduanya. Secara bercanda saya berkata bahwa Scorpions sudah tidak mungkin lagi menuntut saya dengan tuduhan plagiat.


Pesagi Kuru
Suatu hari, ketika membuat sebuah disain saya membutuhkan font berbentuk kotak. Setelah cari sana-sini, ternyata saya tidak menemukan font yang saya inginkan. Sebenarnya sangat banyak font yang bentuknya mirip, tetapi selalu ada saja kekurangan yang mengganggu. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat sendiri.
Semula saya hanya membuat huruf kecil (lowercase) saja, karena pada awalnya itulah yang saya butuhkan. Huruf besar (uppercase) dan beberapa tanda baca baru saya tambahkan belakangan. Hingga akhirnya cukup lengkap dan cukup layak untuk dibagikan.
Poleng
Font ini saya buat benar-benar untuk mengisi waktu luang. Nama yang saya sematkan pun terkesan main-main. Poleng adalah singkatan dari pojoknya lengkung. Namun respon yang saya terima ternyata tidak main-main.
Pertama, fontstruct memberikan predikat “Top Pick” untuk font ini. Benar-benar sebuah kejutan buat saya. Font yang saya buat secara spontan ini ternyata disukai oleh admin fontstruct. Ini “Top Pick” yang ketiga.
Oleh karena itu saya memutuskan untuk membaginya di fontspace. Hasilnya juga di luar dugaan. “Poleng” menjadi font buatan saya yang paling sering diunduh. Hingga saat artikel ini ditulis sudah diunduh lebih dari 700 kali. Jauh meninggalkan font saya yang lainnya. Inilah kejutan yang kedua.
Pesagi Lemu
Pesagi adalah kata yang biasa digunakan dalam Bahasa Jawa untuk menyebut persegi. Lemu artinya gemuk. Pesagi Lemu maknanya font bold berbentuk kotak. Bisa pula diterjemahkan sebagai Square Bold.
Sejujurnya ide bentuk font ini tidak orisinal dari saya pribadi. Saya melihat font semacam ini di belantara internet entah di mana. Keinginan menjadi fontmaker memaksa saya senantiasa membuka mata agar jeli melihat potensi dan merekamnya.
Karena inspirasi bisa datang dari mana saja, kapan saja.


Dhuwur Loro
Font ini saya buat hampir secara spontan. Begitu mendapat inspirasi, tidak pakai lama, segera saya kerjakan di fontstruct tanpa sketsa. Hasilnya, beberapa kesalahan pun tidak terelakkan berupa bentuk yang tidak konsisten. Setelah direvisi inilah hasil akhir yang saya tawarkan.
Saya memberi nama “Dhuwur” karena memang bentuknya tinggi. Dhuwur artinya tinggi dalam Bahasa Jawa. Dapat dikatakan sebagai alternatif dari bentuk condensed. Inspirasinya dari font dialogue yang ternyata tidak gratis. Tetapi dalam perkembangan selanjutnya saya hanya mengambil semangat dan sedikit proporsinya saja.
Anda dapat mengunduhnya secara GRATIS. Font ini juga bebas dipergunakan baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk keperluan komersial. Ini adalah font pertama yang saya tawarkan secara luas. Cukup mengejutkan bila ternyata langsung mendapat “Top Pick”.



